Tenerife, Spanyol – Operasi evakuasi gelombang terakhir penumpang kapal pesiar MV Hondius yang terdampak wabah hantavirus telah rampung di Tenerife, Spanyol, pada Senin. Peristiwa ini menandai berakhirnya masa karantina ketat yang diberlakukan setelah insiden tersebut menghentikan pelayaran kapal. Namun, upaya penanganan wabah masih menyisakan kekhawatiran menyusul ditemukannya kasus positif baru pada warga negara Prancis dan Amerika Serikat.

Menteri Kesehatan Spanyol, Monika Garcia, mengonfirmasi bahwa sisa penumpang segera diterbangkan ke negara asal mereka, khususnya Belanda. Sebanyak 22 penumpang yang tersisa di atas kapal MV Hondius dijadwalkan untuk turun dan kemudian diterbangkan ke Belanda menggunakan pesawat milik pemerintah Belanda. Pesawat tersebut juga mengangkut tujuh penumpang yang sebelumnya direncanakan untuk dievakuasi oleh otoritas Australia.

Dari total 54 orang yang sebelumnya tersisa di atas kapal, 32 orang di antaranya akan tetap berada di atas kapal hingga tiba di Belanda. Penumpang yang dievakuasi ini terdiri dari warga negara Australia, Selandia Baru, Inggris, serta tujuh kru kapal yang bertugas.

Pemantauan Ketat dan Rekomendasi WHO

Situasi kesehatan di atas kapal dan di antara para penumpang terus dipantau secara ketat. Hal ini menyusul temuan seorang wanita asal Prancis dan satu warga Amerika Serikat yang dinyatakan positif hantavirus. Pasien asal Prancis dilaporkan mengalami gejala demam saat tiba di Paris, meskipun sebelumnya telah dinyatakan normal saat pemeriksaan kesehatan di atas kapal. Temuan ini menyoroti tantangan dalam deteksi dini virus.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan pemantauan ketat dan karantina bagi seluruh mantan penumpang MV Hondius. Langkah proaktif ini diambil untuk mencegah potensi penyebaran hantavirus yang lebih luas ke berbagai negara, mengingat sifat virus yang menular dan berpotensi serius.

Insiden MV Hondius menjadi pengingat akan pentingnya protokol kesehatan yang ketat dalam perjalanan internasional, terutama pada kapal pesiar yang menampung ribuan orang dari berbagai belahan dunia. Otoritas kesehatan global terus bekerja sama untuk mengendalikan penyebaran dan memberikan penanganan yang tepat bagi mereka yang terdampak.

*

Ikuti terus perkembangan informasi terkini seputar peristiwa ini dan berita lainnya melalui website MetroTV di [metrotvnews.com](https://www.metrotvnews.com/). Dapatkan juga update langsung dari media sosial kami: [Facebook MetroTV](https://www.facebook.com/metrotv/), [Instagram MetroTV](https://www.instagram.com/metrotv/), [Twitter MetroTV](https://twitter.com/metro_tv), dan [TikTok MetroTV](https://www.tiktok.com/@metro_tv). Jelajahi cara baru mendapatkan informasi dengan mengunduh Metro Xtend di [xtend.metrotvnews.com](https://xtend.metrotvnews.com/).